Persikad Tembus Empat Besar, PSIS Keluar dari Dasar Klasemen Pegadaian Championship

Pekan ke-14 Pegadaian Championship 2025/26 menghadirkan dua cerita kontras. Persikad Depok melanjutkan tren positif dengan menembus empat besar klasemen usai menaklukkan PSMS Medan, sementara PSIS Semarang akhirnya berhasil keluar dari posisi juru kunci setelah meraih kemenangan penting atas Persipal FC.

Persikad Lanjutkan Tren Positif, Kunci Kemenangan atas PSMS Medan

Persikad Depok membuka tahun 2026 dengan hasil impresif. Bertanding di Stadion Pakansari pada Sabtu (3/1), Persikad sukses mengalahkan PSMS Medan dengan skor tipis 1-0 pada lanjutan pekan ke-14 Pegadaian Championship 2025/26.

Gol kemenangan tuan rumah dicetak oleh gelandang Nico Sitepu pada menit ke-59. Sepakan Nico menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat sejak awal, di mana kedua tim sama-sama tampil disiplin dan berhati-hati.

PSMS Medan datang dengan ambisi mencuri poin di laga tandang. Tim tamu beberapa kali mendapatkan peluang, namun tidak mampu memaksimalkannya menjadi gol. Sementara itu, Persikad tampil lebih efektif dalam menjaga organisasi permainan hingga peluit akhir dibunyikan.


Dua Kemenangan Beruntun Jadi Sinyal Kebangkitan Serigala Margonda

Hasil positif atas PSMS memperpanjang catatan apik Persikad, yang pada laga sebelumnya juga berhasil membawa pulang tiga poin dari markas PSPS Pekanbaru. Dua kemenangan beruntun tersebut menjadi sinyal kuat kebangkitan skuat Serigala Margonda di fase penting kompetisi.

Pelatih Persikad, Achmad Zulkifli, mengakui bahwa jalannya pertandingan sesuai dengan prediksi. Ia menilai laga berjalan dengan intensitas tinggi hingga menit akhir, dan bersyukur timnya mampu mengamankan kemenangan.

Menurut Azul, kemenangan ini memiliki arti strategis bagi Persikad. Selain meningkatkan kepercayaan diri pemain, tambahan tiga poin juga membantu tim menjauh dari zona degradasi dan membuka peluang untuk bersaing lebih jauh di papan atas klasemen.

Sepanjang laga, Persikad tampil disiplin, terutama di lini tengah yang mampu memutus alur serangan PSMS. Barisan pertahanan juga menunjukkan ketenangan dalam meredam tekanan di momen-momen krusial.


Naik ke Peringkat Empat, Persikad Jaga Momentum

Tambahan tiga poin membuat Persikad kini naik ke peringkat keempat klasemen sementara dengan koleksi 21 poin. Posisi tersebut memberi ruang bagi Persikad untuk terus menjaga asa bersaing di jalur papan atas jika konsistensi performa dapat dipertahankan.

Dukungan publik Stadion Pakansari turut menjadi faktor penting dalam kemenangan ini. Achmad Zulkifli secara khusus menyampaikan apresiasi kepada suporter yang terus memberikan dukungan, baik secara langsung di stadion maupun dari luar arena pertandingan.

Pada laga berikutnya, Persikad akan menghadapi tantangan berat saat bertandang ke markas Persiraja Banda Aceh pada Minggu (11/1). Laga tersebut akan menjadi ujian lanjutan bagi Persikad untuk mempertahankan momentum positif.


PSIS Semarang Akhirnya Lepas dari Posisi Juru Kunci

Di pertandingan lain, kabar menggembirakan datang dari PSIS Semarang. Setelah terpuruk sejak awal musim, Laskar Mahesa Jenar akhirnya berhasil keluar dari dasar klasemen Grup 2 Pegadaian Championship 2025/26.

PSIS meraih kemenangan penting 2-0 atas Persipal FC pada pekan ke-14 di Stadion Jatidiri, Sabtu (3/1). Hasil ini membawa PSIS naik ke peringkat ke-9 dengan koleksi delapan poin dari 14 pertandingan.

Gol kemenangan PSIS dicetak oleh Krisna Jhon pada menit ke-28 dan Amir Hamzah yang memastikan hasil lewat gol di masa injury time babak kedua. Kemenangan tersebut sekaligus menggeser Persipal FC ke posisi juru kunci klasemen sementara.


Dukungan Suporter dan Dampak Mental Positif

Kemenangan atas Persipal terasa semakin spesial karena diraih di hadapan suporter setia PSIS, Panser Biru dan Snex, yang kembali memadati Stadion Jatidiri. Kehadiran suporter dinilai memberi dorongan besar bagi mental para pemain.

Pelatih PSIS, Jafri Sastra, mengapresiasi kerja keras seluruh pemainnya yang mampu menjaga fokus dan disiplin sepanjang 90 menit. Ia menegaskan bahwa tiga poin tersebut sangat krusial bagi PSIS untuk mengangkat posisi di klasemen dan memperbaiki kepercayaan diri tim.

Gelandang PSIS, Safna Delpi, juga menilai kemenangan ini sebagai dorongan mental penting. Ia berharap hasil positif ini menjadi awal kebangkitan dan memperkuat kekompakan tim dalam menghadapi laga-laga berikutnya.


Penutup

Pekan ke-14 Pegadaian Championship 2025/26 menjadi momen penting bagi Persikad dan PSIS Semarang. Persikad sukses menembus empat besar klasemen berkat konsistensi performa, sementara PSIS akhirnya keluar dari posisi juru kunci setelah meraih kemenangan yang sangat dibutuhkan.

Untuk mengikuti hasil pertandingan, klasemen terbaru, serta kabar lanjutan seputar Pegadaian Championship 2025/26, pembaca dapat menemukan update lengkap melalui halaman berita di situs kami.

Ikuti tantangan prediksi skor untuk pertandingan berikutnya dan buktikan pengetahuan sepak bolamu!